Om
Telolet Om
Setelah goyang PPAP, Mannequin Chalenge sekarang
giliran Om telolet Om. Om telolet om seketika menjadi viral, om telolet om
merupakan celotehan anak-anak yang sedang menunggu bus dan meminta sopir bus
untuk membunyikan klaksonnya sambil berkata ‘om telolet om!’, ketika sopir bus
membunyikannya mereka pun bahagia. Dan seketika menjadi viral di sosial media.
Sebetulnya ini merupakan hal yang biasa bahkan tidak ada manfaatnya. Tetapi
mengapa masyarakat begitu latahnya mengikuti sesuatu yang tidak bermanfaat itu.
om telolet om memang layaknya hiburan di tengah carut-marutnya permasalahan
yang ada di Indonesia sendiri khususnya, hingga hal yang demikian ini membuat
mereka bahagia ketika ikut andil meramaikannya meskipun itu hanyalah bahagia
yang sesaaat. Padahal seharusnya bahagia justru meninggalkan hal yang sia-sia.
Standar bahagia saat ini adalah apa sajayang menuai dukungan banyak orang,
membuat terkenal dan bisa update apa-apa yang sedang tren saat ini.
Kebahagiaan yang sesaat ini sesungguhnya timbul
akibat tak jelasnya tujuan daripada hidup, jadi mudah dibawa arus. Hingga ketika ada suatu hal yang sedang tren,
serta merta diikuti tanpa memandang hal itu bermanfaat atau tidak. Padahal ada
banyak hal yang bermanfaat dan patut kita viralkan. Dari kebahagiaan sesaat
ini, kita dibuat lupa bahwa ada jutaan saudara semuslim kita di Aleppo sana
yang butuh bantua kita, butuh pertolongan kita. Bantuan berupa kebutuhan pokok
belum bisa menyelesaikan permasalahan yang ada. Dan bukan itu yang mereka
butuhkan, mereka lebih membutuhkan pertolongan yang benar-benar bisa membawa
perubahan pada dunia, hingga tak ada lagi yang zalim dan terzalimi. Daripada
memviralkan hal yang jelas tidak ada manfaatnya hingga membawa pada
kesia-siaan, lebih baik dan seharusnya dengan segala kecanggihan yang ada kita
opinikan terus menerus tentang apa yang terjadi di Aleppo dan beberapa negeri
muslim lainnya, kita opinikan apa yang menyebabkan hal yagdemikian terjadi,
kita opinikan bahwa dunia saat ini membutuhkn kita yang memiliki tekad dan niat
yag kuat untuk membawa sebuah perubahan, kita opinikan hanya Islam lah yang
akanmembawa pada kedamaian dan kesejahteraan dalam naungan Khilafah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar