Rabu, 28 Desember 2016

Umat Butuh Khilafah


Kini kita kembali berduka, setelah muslim Rohingya diusir da terkatung-katung di lautan sekarang Aleppo, Suriah kembali dibantai oleh Rusia, pendukung Bashar Asad dan didukung penuh oleh Amerika dan sekutunya, Iran. Pembantaian yang dilakukan di Aleppo amatlah keji hingga menurut Duta Besar Prancis untuk PBB, Francois Delattre, “Aleppo menjadi salah satu tempat pembantaian terbesar terhadap penduduk sipil sejak Perang Dunia II” . Konflik di Suriah bermula ketika Suriah mengalami revolusi panjang yang memunculkan iklim Islami yang berbahaya bagi kepentingan Amerika dengan kapitalisme sera demokrasi sebagai idenya.  Penduduk Suriah bukan  hanya menginginkan pergantian rezin, tapi juga tata kelola system pemerintahan yag baru, yakni Khilafah. Suriah yang menolak tawaran Amerika itu yakni dengan menawarkan demokrasi, langsunglah ditindak dengan cara yang pengecut oleh Amerika. Yakni dengan mengadakan operasi militer yang ‘keras’. Dan tentu Amerika tidak mengadakan operasi militer secara langsung, Rusia ‘dimainkan’ oleh Amerika untuk mendorong Rusia mempercepat pengiriman satuan militer. Amerika pun mendorong Iran untuk mengirimkan pasukan tambahan ke wilayah Aleppo. Cara yang seperti itu pengecut bukan? Gak berani maju sendiri.
Ketika saudara kita di Timur sana menungu bala bantuan kita, bukan hanya bantuan kebutuhan pokok tapi lebih kepada perlindungan. Disini, di negeri kaum Muslim, diam seribu bahasa. Apalgi dengan negeri yang mayoritasnya muslim terbesar di dunia, penguasanya malah mengadakan kerjasama dengan negara yang menjadi salah satu pelaku pembantaian Aleppo, ya, Iran. Rakyat disini amat sangat tidak mengerti denganapa yang dilakukan oleh penguasa negeri ini.
Sampai saat ini bukan hanya Aleppo saja yang menjadi sasaran target kaum kapitalis, tapi kini masih berlangsung pembantaian umat di Myanmar. Pun halnya dengan muslim di Xinjiang, Cina; Kashmir, India; Afrika; Afgahanistan, Irak, Pakistan, dan Palestina. Dengan bebagai penderitaan umat di belahan bumi sana, adakah yang tulus membela? PBB kah? Penguasa Arab dan negeri Muslim? Tidak. Untuk mengirimkan bala bantuan tentara untuk melawan dan menghentikan serangan brutal Rusia dan sekutunya pun tidak. Maka dengan segala hal yang terhjadi di dunia ini, khususnya kaum muslim terbukti umat hanya membutuhkan Khilafah yang dipimpin oleh seorang Khalifah. Karna sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Imam (khalifah) itu laksana perisai; kaum Muslim diperangi (oleh kaum kafir) di belakang dia dan dilindungi oleh dirinya.” (HR Muslim)


SUMBER: bulletin Al-Islam edisi 836; Pelajaran Penting dari Aleppo: Umat Makin Butuh Khilafah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar