Al-Liwa
Liwa adalah bendera yang menunjukan posisi pemimpin
pasukan dan akan dibawa mengikuti posisi pemimpin pasukan. Liwa adalah al-‘alam
(bendera) yang berukuran besar, jadi liwa’ adalah bendera negara. Bendera
al-liwa berwarna putih dengan bertuliskan kalimat ‘Laa illa ha illalah
Muhammad-ar Rasulullah’ berwana hitam. Dari Jabir ra, “sesungguhnya Rasulullah
SAW masuk ke Makkah pada saat pembebasan Makkah, sementara Liwa’ beliau
berwarna putih” Anas juga menuturkan riwayat sebagaimana dituturkan an-Nasai:
“sesungguhnya ketika Rasulullah SAW mengangkat Usmah bin Zaid menjadi amir
pasukan untuk mengempur Romawi, belliau menyerahkan Liwa’ beliau kepada USamah
dengan tangan beliau sendiri.” (HR Muttafaq ‘alaih)
Kelak, ketika daulah Islam sudah berdiri maka
bendera inilah yang akan berkibar sebgai tanda dari sebuah negara. Dan kini
kebangkitan umat pun perlahan-lahan muali terlihat, umat kini sudah bangun dari
tidur panjangnya. Semoga dari berbagai problematika yang tengah terjadi di
masyarakat, menyadarkan kita bahwa hanya Islam lah satu-satunya system yang
patut diterapkan, dan umat akan terus berjuang bersama untuk mewujudkannya. Dan
dalam perjuangan yang mulia ini, pilihan kita lah akan jadi pemain atau hanya
penonton. Tapi yang jelas, Islam will win with or without you. But without
Islam, you will get lost and lose.”—Ahmad Deedat

Tidak ada komentar:
Posting Komentar