Rabu, 28 Desember 2016

Negeri Aneh


Baru-baru ini pemerintah kita bersikap tegas dengan ormas yang berani melawan hukum, seiring dengan apa yang disampaikan Jokowi dalam akun twitternya. Tegas dan disiplin amatlah perlu, dan harus ada. Karna jika ada ormas yang melawan hukum, tentu akan meresahkan warga. Memang ketika MUI mengeluarkan fatwa nomor 56 Tahun 2016 tentang hukum mengenakan atribut non muslim, banyak warga yang ‘ketakutan’ ketika ormas-ormas masuk ke tempat umum untuk menindak tegas jika masih ada yang mengenakan aribut non muslim. Bahkan ada beberapa ormas yang sampai dihalangi polisi untuk melakukan aksinya itu. Dikatakan pula berdasar fatwa yang MUI  keluarkan, dikatakan bahwa tidak toleransi dan tidak melihat kebhinekaan Indonesia.

Padahal amatlah harus ditanamkan dalam pikiran kita, ketika MUI mengeluarkan fatwa yang demikian, tak lain adalah untuk menjaga akidah kita agar tidak semakin tergerus lagi. Jangan langsung menganggap bahwa ini tidak toleransi. Perlu diketahui pula, bukan toleransi seperti itu yang ada dalam islam, bukan ikut-ikutan. Tapi toleransi dalami Islam adalah membiarkan non muslim melakukan ibdahnya. Tidak ada toleransi akidah dalam Islam.

Disamping ketegasan pemerintah terhadap ormas yang melawan hukum, Presiden keluarkan PP No 59/2016 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang Didirikan olehWarga Negra Asing yang diteken Prsiden Jokowi pada 2 Desember 2016 lalu. Maka dengan peraturan ini warga asing bisa membentuk organisasi masyarakat di Indonesia. Sepertidimuat dalam situs resmi Sekretariat Kabinet, selasa(13/12),ormas yang dimaksud bisa berupa sebuah badan hukum atau yayasan murni asing, badan hukum yayasan yangdidirikan oleh WNA atau WNA yang bekerjasama dengan WNI. Ketika ormas dalam negeri ditindak tegas, ini malahmengesahkan ormas asing. Bagaimana jadinya jika mereka berhasil menguasai Indonesia melalui ormas nya itu? Sangat mungkin bukan jika mereka yang haus akan kekuasaan pasti membawa tujuan lain seiring dengan disahkannya PP ini.

Ketika kawan dianggap lawan, lawan dainggap kawan. Apalah jadinya?

SUMBER: postingan foto dalam aku instagram rizqiawal


Tidak ada komentar:

Posting Komentar