Rabu, 28 Desember 2016

Bela Negara

Bela Negara
Berbicara tentang tanah air, sudah disampaikan bahwa kita sebagai warga negara yang tinggal di tanah air ini sudah menjadi kewajiban kita untuk senantiasa berkontribusi untuk mempertahankan keadaan negara dari berbagai ancaman. Keadaan cinta terhadap tanah air ini diikat oleh ikatan nasionalisme. Untuk menguatkan semangat nasionalisme ini maka Kementrian Pertahanan dan Keamanan RI mencanangkan program Bela Negara. Konsep daripada program ini dengan gamblangnya dijelaskan secara fisik yakni dengan mengangkat senjata menghadapi serangan atau agresi musuh, adapun secara nonfisik melalui beerbagai upaya agar senantiasa mempertahankan negeri ini dari ancaman dengan cara meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanahair. Berarti dapat diartikan bahwa melalui program ini, kita dituntut untuk senantiasa cinta terhadap negeri ini, dan jangan sampai memicu pertentangan yang mengancam ketahanan dan pertahanan negara. Dari program ini juga adalah sebagai upaya dari Kementrian Pertahanan untuk mencegah kritik masyarakat terhadap pemerintah.


Pertanyaannya sekarang adalah, bela negara dari apa? Tentu dari apa-apa yang mengancam keutuhan negara bukan? Maka dengan ini haruslah kita ketahui ancaman seperti apa yang mengancam? Siapa jelasnya yang menimbulkan ancaman ini. hal yang demikian patutlah kita cari tahu hingga kita benar-benar tahu siapa kawan siapa lawan. Apabila kita salah mencap siapa kawan atau lawan, amatlah berbahaya jadinya. Tapi kini nasi sudah menjadi bubur, lagi-lagi Islam dicap sebagai ancaman bahkan oleh umat Islam nya sendiri. Orang yang menyeru kepada Islam dikatakan sebagai teroris, fanatic, ekstrimis. Pemikiran yang seperti itulah yang membuat orang enggan mengetahui Islam lebih dalam karna takut dicap hal yang demikian. Tapi coba fikir, bagaimana mungkin Islam yang berasal dari Allah, dari sang Pencipta, Pencipta manusia alam semesta dan kehidupan dikatakan sebagai ancaman yang mengancam keutuhan Negara? Padahal orang-orang yang menyeru kepada Islam hanya ingin menerapkan syariah Islam. karna apabila Islam diterpkan, terwujudlah rahmatan lil alalmin dan justru kan memberikan kebaikan pada seluruh umat manusia, baik muslim maupun non muslim. Jika teman-teman ingin memilih kawan pastilah ingin yang baik bukan? Sama halnya dengan Islam, Islam yang di dalamnya adalah sebuah kebaikan, mulai dari kebaikan yang terkecil hingga yang terbesar, maka seharusnya Islam lah kawan kita, bukan nya malah kita jauhi karna takut dicap jelek. Jika kini umat muslim sedang mengalami kemunduran yang amat sangat, perlu ditegaskan. Bahwa hal yang demikian adalah karena perilaku manusianya, bukan karena Islamnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar