Bela
Negara
Berbicara tentang tanah air, sudah disampaikan bahwa
kita sebagai warga negara yang tinggal di tanah air ini sudah menjadi kewajiban
kita untuk senantiasa berkontribusi untuk mempertahankan keadaan negara dari
berbagai ancaman. Keadaan cinta terhadap tanah air ini diikat oleh ikatan
nasionalisme. Untuk menguatkan semangat nasionalisme ini maka Kementrian
Pertahanan dan Keamanan RI mencanangkan program Bela Negara. Konsep daripada
program ini dengan gamblangnya dijelaskan secara fisik yakni dengan mengangkat
senjata menghadapi serangan atau agresi musuh, adapun secara nonfisik melalui
beerbagai upaya agar senantiasa mempertahankan negeri ini dari ancaman dengan
cara meningkatkan rasa nasionalisme dan cinta tanahair. Berarti dapat diartikan
bahwa melalui program ini, kita dituntut untuk senantiasa cinta terhadap negeri
ini, dan jangan sampai memicu pertentangan yang mengancam ketahanan dan pertahanan
negara. Dari program ini juga adalah sebagai upaya dari Kementrian Pertahanan
untuk mencegah kritik masyarakat terhadap pemerintah.
Pertanyaannya sekarang adalah, bela negara dari apa?
Tentu dari apa-apa yang mengancam keutuhan negara bukan? Maka dengan ini
haruslah kita ketahui ancaman seperti apa yang mengancam? Siapa jelasnya yang
menimbulkan ancaman ini. hal yang demikian patutlah kita cari tahu hingga kita
benar-benar tahu siapa kawan siapa lawan. Apabila kita salah mencap siapa kawan
atau lawan, amatlah berbahaya jadinya. Tapi kini nasi sudah menjadi bubur, lagi-lagi
Islam dicap sebagai ancaman bahkan oleh umat Islam nya sendiri. Orang yang
menyeru kepada Islam dikatakan sebagai teroris, fanatic, ekstrimis. Pemikiran
yang seperti itulah yang membuat orang enggan mengetahui Islam lebih dalam
karna takut dicap hal yang demikian. Tapi coba fikir, bagaimana mungkin Islam
yang berasal dari Allah, dari sang Pencipta, Pencipta manusia alam semesta dan
kehidupan dikatakan sebagai ancaman yang mengancam keutuhan Negara? Padahal
orang-orang yang menyeru kepada Islam hanya ingin menerapkan syariah Islam. karna
apabila Islam diterpkan, terwujudlah rahmatan lil alalmin dan justru kan
memberikan kebaikan pada seluruh umat manusia, baik muslim maupun non muslim.
Jika teman-teman ingin memilih kawan pastilah ingin yang baik bukan? Sama
halnya dengan Islam, Islam yang di dalamnya adalah sebuah kebaikan, mulai dari
kebaikan yang terkecil hingga yang terbesar, maka seharusnya Islam lah kawan
kita, bukan nya malah kita jauhi karna takut dicap jelek. Jika kini umat muslim
sedang mengalami kemunduran yang amat sangat, perlu ditegaskan. Bahwa hal yang
demikian adalah karena perilaku manusianya, bukan karena Islamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar