Rabu, 28 Desember 2016

Today (2)

Sekilas Dunia Saat Ini
Melihat fakta saat ini, banyak sekali pemuda atau siapapun yang belum menemukan tujuan hidupnya, alhasil mereka hidup sesuai dengan apa yang mereka mau. Apalagi di jaman sekarang yang katanya ‘uang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang.’ Jadilah orang-orang berlomba-lomba untuk mencari uang, siapa yang kuat ia dapat siapa yang tidak sanggup maka ia gugur. Segalanya butuh uang lah yang menjadikan uang segalanya di jaman sekarang ini, tanpa uang layaknya tidak hidup. Sebagai contoh, banyak pelajar yang kini melanjutkan pendidikanya ke perguruan tinggi yang bagus dan mahal tentunya, ketika ditanya kenapa masuk universitas tersebut ia jawab biar dapet kerjaan yang bagus. Adapun siswa yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka langsung berpikir kerja apa ya? lantas jika memang tujuan akhirnya adlah kerja kenapa ga langsung kerja saja? Kenapa harus cape-cape sekolah? 12 tahun loh. Persiapan anak didik atau siswa menjadi tenaga kerja muncul saat pemerintahan Soeharto. Selain itu memang system yang sekarang diterapkan di Indonesia adalah Kapitalisme dengan ide liberalisme, pluralisme, demokrasi dan sebagainya. Ideologi ini berasaskan manfaat ‘saya bantu kamu, saya dapet apa?’ atas asas inilah yang menjadikan setiap orang begitu berlomba-lomba untuk menjadi kaya dengan menghalalkan segala cara. Loh kok bisa sampai menghalalkan segala cara? Ya, karna akidah atau pondasi dari ideologi ini adalah sekularisme; memisahkan agama dari kehidupan, agama tidak perlu mengatur manusia dalam kehidupan, agama hanya akan menjadi candu. Itulah yang menjadikan dunia menjadi seperti sekarang ini.

Kapitalisme yang berakidahkan sekularisme ini muncul tatkala komunisme runtuh yang ditandai dengan runtuhnya Uni Soviet. Sudah dikatakan dalam tulisan sebelumnya bahwa di dunia ini hanya ada 3 ideologi; Kapitalisme, Komunisme, dan Islam. ideology itu adalah sekumpulan pemikiran yang memiliki segenap aturan yang terpancar dari pemikiran tersebut. Nah untuk menerapkan suatu ideology diperlukan lah suatu wadah yang bisa menampun segenap aturan tersebut. Wadah yang paling tepat adalah sebuah Negara, maka dari itu perang-perang yang terjadi sampai saat ini adalah perang ideology. Siapa yang menang, maka ia yang akan menerapkan ideologinya. Komunisme yang dijuluki sebagai tangan besi pernah menguasai 26 negara, Indonesia salah satunya. Tapi sayang komunisme mempunyai kenangan buruk dalam ingatan rakyat Indonesia dengan adanya G30 S/PKI. Hingga akhirnya komunisme pun runtuh tatkala Uni Soviet runtuh. Semenjak Komunisme runtuh, sampai saat ini yang memegang kendali terhadap dunia adalah Kapitalisme, aturan kapitalis sudah bercokol di berbagai Negara. Walau sebenarnya saat ini mulai banyak tanda-tanda runtuhnya Kapitalis, tinggal menunggu sampai pada titik dimana ia benar-benar hancur. Dan yang terakhir ada sebuah system kepemimpinan Negara yang tidak pernah disebut dalam sejarah, padahal pernah menguasai 2/3 dunia dan Berjaya selama 1400 tahun. Semenjak masa Rasulullah SAW hingga berakhir di Turki Usmani. Dan baru berakhir pada 1924. Dan itulah Khilafah, system kepemimpinan Islam. Komunisme dan Islam pernah berjaya pada masanya. Kini kapitalisme lah yang sedang memimpin. Jika kita berpikir kritis,kapitalisme adalah sebuah system yang rusak dan merusak, tak bisa dipungkiri lagi karna semakin kesini sisitem itu malah semakin jelas kebobrokannya, mulai dari ekonomi, politik, kesehatan, pendidikan, dan masih banyak lagi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar