Rabu, 28 Desember 2016

Melted

Melted
Hai k-popers. Tentu tahu dong ajang pencarian bakat terbesar di korea? Yap, acaranya yaitu k-pop star yang sampai saat ini udah berlangsung 6 season, dan dari k-pop star ini lahirlah idol-idol yang bertalenta. Sebenernya ga terlalu ngikutin acara ini, cuman tertarik banget sama pemenang k-pop star season 2,yap akdong musician. Mereka adalah 2 saudara (Lee Su Hyun dan Lee Chan Hyuk) mereka emang pantes menang, karena emang mereka tuh bagusssss banget. Dan liat mv nya mereka suka banget sama mv nya yang melted. Maka dari itu saya mau bahas terkait mv melted ini. Singkatnya mv ini berceritakan tentang gimana kehidupan orang dewasa yang bersikap ‘dingin’ karena mereka terlalu disibukkan dengan masalah-masalah mereka dan mereka terasa amat terbebani. Dan umumnya orang dewasa yang tidak bijak melampiaskan amarahnya itu pada anak-anak. Dan di akhir mv ini akhirnya seorang pemuda yang menjadi pemeran utama di mv tersebut bertemu dengan orang dewasa yang ramah, yang sepangjang harinya ia dihadapkan dengan kedinginan orang dewasa.
Dari mv melted ini kita bisa lihat, problema-problema yang dihadap orang dewasa saat ini seakan tidak ada habisnya. Lagi-lagi ketika mereka sedang mengalami permasalahan, anak yang menjadi korban lampiasan mereka. Ketika hal itu terus terjadi kemanakah anak harus bersandar? Bukankah keluarga yang menjadi sandaran utama bagi anak? Ketika anak melampiaskannya keluar, dengan lingkungan yang kini bobrok, dimanakah peran Negara sebagai pilar utama sebuah pertahanan dan menjadi pelayan utama bagi rakyat. Ketika pertahanan keluarga sebagai pertahanan yang terakhir sudah mulai rusak, ditambah tidak adanya peran Negara. Resmi sudahlah kehancuran demi kehancuran perlahan terjadi. Dari mv ini jelas sekali digambarkan sikap individualisme yang amat berbahaya bagi ketahanan dan pertahanan keluarga bahkan Negara. Jelas sekali bahwa yang sedang kita rasakan adalah kerusakan system, kapitalisme yang nyatanya rusak dan merusak masih saja dipuja-puja bagi mereka yang haus akan kesenangan dunia. Sudah semestinya kita meninggalkan system ini, dan mengganti dengan system yang mana bisa benar-benar mewujudkan kesejahteraan yang sesungguhnya. Hanya dalam islam lah kesejahteraan dapat diwujudkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar