Berbagai permasalahan
di dunia seakan tidak menemukan titik temu untuk pemecahannya. Jangankan
permasalahan dunia, permasalahan yang dihadapi tiap individu pun acap kali
tidak bisa diselesaikan oleh individu itu sendiri. Besar kemungkinan hal yang
demikian terjadi karena individu tidak memahami hakikat dirinya dan kehidupan
ini serta tidak mengetahui pasti apa tujuan hidupnya. Uniknya, manusia,
kehidupan, dan alam semesta sangatlah berkaitan erat. Dan untuk memahami tiap
elemen kehidupan, alam semesta dan manusia, mestilah diketahui asal-usulnya
terlebih dahulu. Tentunya dengan pemahaman ini akan memecahkan satu persatu
simpul besar tentang kehidupan, alam
semesta dan manusia—(di tulisan sebelumnya).
Berdasarkan teori big
bang (dentuman besar) dalam kosmologi adalah salah satu teori ilmu yang
menjelaskan perkembangan awal dari alam semesta.Penemu teori big bang ialah
Edwin Hubble, ia menyanggah teori yang menyatakan bahwa alam semesta ada dengan
sendirinya. Edwin Hubble menyatakan pastilah bumi ini telah mengalami proses
pembentukan. Ia menjelaskan galaksi selalu bergerak menjauhi bumi, jarak antar
galaksi pun selalu bertambah. Itu berarti alam semesta tidak stastis dan
mengalami proses. Menurut Edwin, semua galaksi semula bersatu di satu titik,
hingga kemudian terpecah-pecah karena satu dentuman besar.
Berdasarkan teori
evolusi Stainley Miller, ia merancang alat unutk membuktikan hipotesis Urey.
Dalam percobaannya, ia memasukan gas hydrogen, metana, ammonia, dan air.
Kemudian dipanaskan selama seminggu. Sebagai pengganti energy listrik, ia
mengaliri alat tersebut dengan loncatan listrik tenaga tinggi. Kemudian
dilakukan pemeriksaan terhadapa air yang
tertampung, ternyata terdapat senyawa organic sederhana seperti asam amino.
Dengan percobaan nya ini, Miller telah membuktikan bahwa interaksi antar gas
hydrogen,metana, ammonia dan air menghasilkan asam amino yang merupakan
substansi dasar sel hidup. Akan tetapi
para ilmuwan sampai saat ini belum mengetahui bagaimana proses sel hidup yang
pertama. Namun mereka sepakat, menyimpulkan bahwa bahan organic yang terdapat
di perairan (sup purba) akan saling berinteraksi membentuk makromolekul yang
dibuktikan oleh Sydney W. Fox dengan percobaannya yang mencampur berbagai asam
amino yang ternyata menghasilkan makromolekul. Fase ini dianggap sebagai tahap
sel hidup pertama.
Berdasarkan teori
evolusi Charles Darwin ia menyatakan bahwa spesies yang hidup saat ini berasal
dari spesies yang hidup di masa silam. Dan evolusi terjadi melalui seleksi alam,
siapa yang kuat ia akan survive dan siapa yang tidak kuat ia akan mati. Ia
menegaskan semua mahluk hidup berasal dari keturunan yang sama—manusia dan hewan
sama. Jika diajarkan di sekolah berdasar eori ini, menyatakan bahwa manusia
berasal dari kera.
Itulah teori-teori yang
sampai saat ini belum menemukan titik temu dan sangat mudah untuk dipatahkan. Seperti teori evolusi kimia
yang digagas oleh Stainley Miller dan ilmuwan lainnya, jika memang interaksi
gas hydrogen, metana, ammonia dan air menghasilkan asam amino yang nantinya
disebut sebagai sup purba, darimanakah asal semua sup purba itu? Tentu tidak
ada dengan sendirinya bukan? Kemudian teori evolusi Darwin yang menyatakan
bahwa semua mahluk hidup berasal dari keturunan yang sama dan dari spesies
sebelumnya dan siapa yang kuat ia akan survive tapi jika sebaliknya ia akan
mati—manusia purba maksudnya. Jika memang mahluk hidupberasal dari manusia
purba atau kera, seharusnya saat ini sudah tidak ada kera lagi bukan? Karna
apabila teori itu benar maka kera-kera sudah berevolusi menjadi manusia. Dan
yang terakhir teori big bang, setuju dengan pendapat Edwin Hubble bahwa bumi
pastilah mengalami pembentukan. Dan ia menyatakan bahwa kehidupan ini dimulai
dari satu titik yang kemudian terus mengalami perkembangan, jika lebih
diperdalam lagi, darimanakah asal satu titik itu? Apakah ada dengan sendirinya?
Tentu tidak, bukan?
Juga saat penciptaan
manusia, itu adalah hal yang paling ajaib. Sperma dalam tubuh laki-laki
sangatlah tidak berguna bagi tubuhnya sendiri. Sperma hanya akan berguna
apabila telah memasuki ovum pada saat pembuahan. Selamanya sperma yang belum
bersatu dengan ovum hanya aka nada di dalam tubuh laki-laki, begitupun dengan
ovum yang ada di tubuh wanita. Tapi pertanyaanya, ketika sperma dan ovum
bersatu, sebelumnya sperma tidak mengetahui keberadaan ovum tepatnya dimana.
Tapi ketika berjuta-juta sperma memasuki tubuh wanita mereka saling
berlomba-lomba untuk sampai kepada ovum. Karna dalam perjalanannya menuju ovum
banyak sperma yang berguguran dan hanya akan ada satu sperma saja yang berhasil
memasuki ovum. Ini dikarenakan tubuh wanita bersifat asam, dan sperma yang baru
memasuki tubuh wanita otomatis akan langsung mati. Tapi setelah dicari tahu
lebih dalam, ternyata masing-masing sperma sudah meiliki penawar racunnya
sendiri. Siapakah yang memerintahkan itu semua?
Di alam semesta ini ada
begitu tak terhingga nya benda angkasa yang mengelilingi alam semesta. Dan
benda-benda tersebut ukurannya berjuta kali lipat besarnya daripada matahari.
Seperti bumi dan bulan, mereka mengelilingi matahari berdasarkan porosnya
masing-masing. Tapi apa pernah terjadi tabrakan? Itu baru bumi dan bulan. Ada
banyak lagi bintang-bintang yang besarnya melebihi matahari, bintang-bintang
tersebut sama halnya dengan bumi memiliki porosnya masing-masing. Benda-benda
yang luar biasa besar itu tersebar di langit dengan pergerakan yang berdasarkan
porosnya masing-masing, begitu teratur. Siapakah yang mampu megatur itu semua?
Ahli matematikawan,
sarjana Inggris menyimpulkan bahwa kemungkinan tidak adanya Tuhan ialah
. Hasilnya adalah unlimited nol. Tidak
mungkin tidak ada Tuhan di dunia ini yang mengatur segala keteraturan yang ada
di bumi.
Dengan keluarbiasaan
alam semesta, kehidupan, dan manusia pastilah bukan pencipta ‘biasa’ yang
menciptakannya, melainkan yang Maha segalanya lah yang menciptakan segala yang
ada di bumi. kekuatanNya yang luar biasa lah yang menghendaki segala yang ada
di bumi. Sekalipun berbagai teori dikeluarkan untuk menemukan asal mula
kehidupan, tak bisa dinafikan bahwa memang Allah lah yang menciptakan
segalanya. “Sungguh, Tuhanmu (adalah) Allah yang menciptakan langit dan bumi
dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia menutupkan malam kepada
siang yang mengikutinya dengan cepat. (Dia ciptakan) maahari, bulan dan bintang
tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah! Segala penciptaan dan urusan menjadi
hak-Nya. Mahasuci Allah, Tuhan seluruh alam.” (Q.S Al-A’raf: 54).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar