Potensi
Hidup Manusia
Manusia
sebagai ciptaan yang paling sempurna yang diberi kelebihan akal oleh Allah SWT
haruslah mengembangkan segala potensi yang ada secara optimal sebagai salah
satu upaya untuk memaksimalkan kelebihan akal yang ia punya. Potensi hidup
manusia yakni adanya kebutuhan naluri dan kebutuhan jasmani.yang dimana dalam
memenuhi kebutuhan naluri (gharizah) tidak bisa dilandaskan hanya pada perasaan
saja, karna jika begitu akan berakibat kepada khayalan-khayalan yang
disangkutkan dengan keimanan. Dan tidak akan mampu menyelesaikan permasalahan
yang ada. Mustilah hal yang demikian ini senantiasa dikaitkan dengan akal.
Apabila kebutuhan naluri ini tidak dapat diselesaikan dengan individu nya
sendiri maka akan timbul kegelisahan, dan akan bermunculanlah masalah-masalah,
karna individu itu sendiri tidak memahami dirinya sendiri, apalagi memahami
keadaan dunia. Gharizah terbagi menjadi: gharizah tadayun, gharizah nau, dan
gharizah baqo.
Adapun
kebutuhan jasmani, kebutuhan ini akan timbul apabila adanya rangsangan. Layaknya kita ingin makan,
keinginan akan makan tidak mungkin ada apabila tidak ada rasa lapar. Begitupun
dengan minum, sakit perut dan sebagainya. Kebutuhan jasmani apabila tidak
terpenuhi memungkinkan akan terjadinya kematian. Saat kita tidak makan selam 3
hari, kita masih bisa bertahan jika ada minum. Tapi apabila tidak minum selama
3 hari maka memungkinkan akan terjadinya kematian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar