Rabu, 28 Desember 2016

Gharizah Nau

Gharizah Na’u (Naluri Memperoleh Keturunan)
            Saat bayi, sangatlah sulit bagi dirinya untuk jauh dari ibunya. Tentunya pada masa ini amatlah penuh kasih sayang dan  saat memasuki usia remaja, mulailah ada rasa ketertarikan dengan lawan jenis. Dan itulah salah satu penampakan dari gharizah nau yang memang Allah berikan agar terus berlangsung nya kehidupan yakni dengan memperbanyak keturunan. Tentu melihat dunia saat ini telah mengalmai berbagai kekeliruan terkait fitrah yang satu ini. Banyak dari mereka yang menyalurkan naluri ini dengan salah, yakni dengan pacaran, zinah pra nikah dan berbagai kasus lainnya yang menurut mereka itu adalah yang biasa. Itulah yangterjadi apabila naluri ini tidak ditundukkan dengan aturan Allah. Dan adanya kasus LGBT, mereka menganggap ini adalah suatu penyakit dan menganggap bahwa mereka menjadi LGBT karna sudah ditakdirkan begitu oleh Allah. Hal yang demikian itu masih dalam kuasa manusia bukan? Dimana manusia berhak penuh atas semua pilihannya. Jika yang seperti itu memang takdir Allah, bukankah Allah senantiasa memberi dua jalan, baik atau buruk “telah kami tunjukkan kepadanya dua jalan hidup (baik dan buruk)” (Q.S Al-Balad: 10).
            Jika gharizah ini tidak disalurkan dengan benar atau malah ditahan seperti contohnya aturan bagi biarawati adalah dilarang menikah, tentu ini sangat  tidak sesuai dengan fitrah manusia. Alhasil telah ditemukan berbagai pelanggaran seksual antar biarawati dan pendeta.

P.S: biar tau gimana cara nyalurin gharizah ini dengan baik dan benar sesuai aturan Allah, silahkan baca buku ustad Felix Siauw; Udah Putusin Aja! Recommended sekali pokonya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar